Sumber Gbr: gusbolang

Sumber Gbr: gusbolang

Menjamurnya pasar – pasar modern berupa mini market hingga yang yang ukuran terbesar seperti super market menjadi sebuah momok bagi pasar – pasar tradisional yang ada di daerah – daerah di Indonesia. Sebuah pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah maupun pusat untuk kembali mengembangkan pasar tradisional agar tidak tergerus perkembangan jaman. Langkah – langkah pun sudah mulai diambil dengan membuat 10 pasar percontohan, dimana pasar – pasar tersebut nantinya menjadi tolak ukur standarisasi pasar tradisional di Indonesia. Pasar Percontohan adalah program Revitalisasi pasar yang bertujuan untuk memperbaiki kondisi pasar secara fisik maupun pengelolaan sehingga memperlancar distribusi barang ke masyarakat. Tentunya dengan standar parameter bersih, sehat, nyaman dan harga produk yang stabil.

Sumber gbr: griyaaspirasi-eby

Sumber gbr: griyaaspirasi-eby

Pasar Minulyo Pacitan adalah salah satu dari 10 pasar tradisional di Indonesia yang akan dikembangkan menjadi pasar percontohan bagi pasar – pasar rakyat lain di Indonesia yang kini jumlahnya lebih dari 14 ribu lebih. Pasar Minulyo pun memiliki beberapa keunikan dan kekhasan yang tidak dimiliki pasar di daerah lain. Salah satunya adalah keberadaan 280 pedagang keliling yang setiap hari menjadi tukang ecer berbagai macam kebutuhan sehari – hari yang dijajakan di Pasar Minulyo ke masyarakat kota Pacitan dan sekitarnya. Oleh masyarakat Pacitan, mereka ini disebut sebagai pedagang ideran atau ethek. Keberadaan mereka ini membuat pemilik kios di pasar dan juga masyarakat senang. Yakni, pemilik kios terbantu mendistribusikan dan memasarkan dagangannya, sementara masyarakat yang tak ingin repot-repot  ke pasar bisa mendapatkan apa saja yang mereka butuh kan dengan harga yang tidak jauh berbeda dengan di pasar.

Sumber gbr: google

Sumber gbr: google

Aktifitas para ethek ini pula yang membuat Pasar Minulyo menjadi satu-satunya pasar di Kabupaten Pacitan yang tidak mengenal hari pasar. Setiap hari pasar ini buka. Bahkan, sejak pukul 01.00 dini hari, pasar ini sudah ramai dengan para ethek yang berbelanja untuk dijajakan secara keliling di pagi harinya. Keberadaan Pasar Minulyo memang benar – benar strategis dan potensial. Selain menjadi tumpuan hidup sekitar 950-an pedagang dari berbagai jenis kebutuhan, Pasar Minulyo juga menjadi pilar penyangga ekonomi 12 Kecamatan yang ada di Kabupaten Pacitan.

Sumber gbr: pacitankab

Sumber gbr: pacitankab

Sebagai pasar tradisional, pasar ini juga terbilang cukup besar, terdiri dari enam blok dengan luas 21.287 m2, dengan jumlah lapak sebanyak 750 unit kios dan 105 toko. Bahkan, fasilitasnya pun sangat lengkap, yakni sudah memiliki unit pengolahan sampah, gudang, dan fasilitas publik lainnya, seperti mushalla dan juga area parkir yang aman dan nyaman. Lebih menariknya lagi, ternyata pasar Minulyo juga akan dikembangkan tidak hanya sebagai poros ekonomi saja, tetapi juga sebagai wahana edukasi bagi pengunjungnya. Hal itu terbukti dengan dibangunnya sebuah Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan juga penambahan fasilitas internet berupa wifi. Kini tidak ada lagi pasar yang becek, bau dan berdesak –desakan, pengunjung benar – benar di manjakan dengan fasilitas yang ada di pasar ini.

Artikel Lain:  Pinus Kita, Spot Gardu Pandang-nya Pacitan

Rute Menuju Pasar Minulyo

Terletak di Jl. Gatot Subroto, Kelurahan Baleharjo, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur atau sebelah timur Terminal Bus Pacitan. Dapat ditempuh tidak kurang dari 1 KM dari alun – alun kota Pacitan, atau dapat anda tempuh dalam waktu 10 menit saja. Dari alun – alun pacitan ambil arah selatan ke Jl. Gatot Subroto, letak pasar tepat di sebelah kiri jalan.

Peta Pasar Minulyo