Sumber Gbr: DonkDiadon

Sumber Gbr: DonkDiadon

Berawal dari beredarnya foto di media sosial hingga menjadi viral kemana – mana membuat nama Pantai ini mendadak terkenal utamanya semenjak karamnya sebuah kapal tanker. Kapal yang mempunyai ukuran panjang 175 meter, lebar 26 meter dan bobot mencapai 18.101 gross ton kini justru menjadi tontonan dan objek wisata bagi warga sekitar maupun wisatawan. Untuk sampai ke lokasi kapal, pengunjung harus melewati jalan setapak sejauh 1 KM dari jalan rabatan Dusun Batulapak. Banyak wisatawan yang penasaran dengan keberadaan kapal ini, dan tak sedikit pula dari pengunjung yang memanfaatkan momen ini untuk berfoto selfie dengan latar belakang kapal yang terdampar tersebut.

Pantai Pikatan

Medan yang berada di bibir jurang yang curam dan ekstrim ini sebenarnya sangat membahayakan bagi para pengunjung. Bila anda takut ketinggian, maka anda cukup melihat kapal dari arah pematang sawah yang ada di atas tebing tersebut. Disana juga telah dipasang papan peringatan agar pengunjung tidak terlalu dekat dengan tebing namun tidak mengurangi sedikitpun minat pengunjung untuk tetap mendekati tebing.

Sumber Gbr: FrendiSetiawan

Sumber Gbr: FrendiSetiawan

Kapal tanpa muatan dengan nama lambung Alisa XVII tersebut tengah menuju Cilacap dari Surabaya, namun kerusakan mesin terjadi ketika ditengah perjalanan. Sebelum kapal tanker tersebut kandas dan terdampar di Pantai Pikatan, kapal tersebut sempat berusaha untuk bergerak menengah, namun akibat mesin yang rusak kapal tersebut malah terseret arus laut hingga 7 meter dari tempat awal kapal Alisa XVII mengalami kerusakan mesin. Dalam peristiwa kandasnya kapal tanker tanpa muatan tersebut tidak ada korban jiwa, semua awak dalam kondisi baik. Rencananya kapal ini akan ditarik ketengah menggunakan jasa dua kapal tugboat, masing-masing satu dari PLTU Cilacap dan satu lainnya bantuan kapal tugboat dari PLTU Sudimoro Pacitan.

Sumber Gbr: islahagus

Sumber Gbr: islahagus

Pantai ini tidak seperti pantai pada umumnya yang memiliki bibir pantai berupa pasir, di pantai ini bibir pantai berupa bebatuan dan tebing curam. Yang membuatnya spesial selain tentunya Sang Kapal Karam adalah pemandangan laut lepas yang bisa dinikmati secara landscape dari atas tebing bebatuan. Makin lengkap dengan adanya tebing megah yang jadi pembatas antara Pantai Pikatan dengan Pantai Pangasan. Jika dilihat dari arah timur (Pantai Pangasan) Bukit ini terlihat kecil dan menjulang tinggi layaknya mahkota, namun jika dilihat dari Pantai Pikatan akan tampak memanjang karena memang bukit ini mengarah ke barat daya.

Artikel Lain:  Gunung Lanang, Pesona Pacitan Dari Ketinggian

Lokasi Pantai Pikatan

Dari arah Pacitan kota bisa diakses melalui JLS ke arah Kebonagung. Setelah itu menuju desa Kalipelus. Dari jembatan Jelok lurus saja ikuti JLS hingga sampai di fly over Gayam desa Sidomulyo. Tepat sebelum fly over Gayam jika dari arah Pacitan belok kiri masuk pertigaan yang menanjak, kemudian menikung tajam ke kanan sampai di Pasar Gayam. Dari Pasar Gayam lalu melewati fly over di atas JLS tadi, dan ikuti terus jalan utama ke arah barat. Jalan menanjak dan setelah bertemu gapura masuk Desa Klesem ada pertigaan ambil jalan yang lurus. Setelah melintasi gapura masuk desa Katipugal juga ambil jalan yang lurus, Ikuti terus jalan utama yang beraspal hingga sampai bertemu pertigaan arah ke Balai Desa Kalipelus. Lewat jalan rabat bertemu percabangan pilih kiri, kemudian bertemu percabangan lagi ambil kanan. Terus hingga sampai di area parkir dan lanjutkan dengan berjalan.

Peta Pantai Pikatan