Mungkin Pacitan menjadi salah satu kota terbaik dalam hal menjaga kelestarian aliran sungainya. Semua terlihat dari beberapa sungai yang dijadikan objek wisata. Selain itu kebersihan sungainya pun sangat terjaga dengan baik. Mulai dari Sungai Maron, Sungai Cokel dan yang baru hangat di perbincangkan adalah Sungai Barong atau Kali Barong. Diresmikan pada tanggal 15 Oktober 2015 sebagai tempat tujuan wisata oleh Bupati Pacitan langsung Bpk Drs. H. Indartato, MM. Panjang dari objek wisata Sungai Barong yang dapat di lalui para wisatawan sekitar 150 meter.

Sumber Gbr: Shellasun

Sumber Gbr: Shellasun

Disini anda dapat menggunakan fasilitas yang disediakan oleh pengelola untuk menikmati suasana alam dan cipratan air di Sungai Barong, diantaranya Perahu Dayung dimana satu perahu dapat dipakai oleh 3 orang dan di jalankan dengan dayung yang sudah disiapkan. Keseruan yang terjadi saat anda menaiki perahu ini adalah arah laju perahu yang di kendalikan langsung oleh para pendayung. Jadi jika ada dari anda yang baru pertama kali menaiki perahu dayung selamat berputar – putar tak tentu arah.

Sumber Gbr: pacitanku

Sumber Gbr: pacitanku

Fasilitas lain yang tak kalah mengasikan adalah sepeda air, dimana sepeda biasa dirakit dengan beberapa peralon yang diletakan di sisi sepeda agar dapat mengapung di air dan sedikit di modifikasi. Cara mengendarainya sama seperti mengendarai sepeda pada umumnya, hanya saja anda harus mengayuh cukup kuat dan jangan berharap kayuhan anda dapa membuat sepeda air ini melaju cepat seperti di darat. Dengan alat ini anda dapat menikmati bantaran sungai sendirian dan menikmati keindahannya, dijamin akan membuat hari anda di Sungai Barong menjadi lebih syahdu.

Sumber Gbr: Shellasun

Sumber Gbr: Shellasun

Terletak di Dusun Barong, Desa Candi, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Sungai Barong sebenarnya merupakan objek wisata berbasis kemasyarakatan, sehingga setiap pengunjung selain menikmati keindahan juga dapat ikut mempelajari bagaimana penduduk sekitar menjaga kearifan lokal. Ada salah satu tradisi yang sering dilakukan penduduk sekitar pada jaman dulu, yaitu Ceklukan. Dimana beberapa orang bermain musik dengan cara memukul – mukul air hingga menimbulkan suara layaknya orang sedang memainkan instrumen musik.

Sumber Gbr: Indartato

Sumber Gbr: Indartato

Sungai Barong diharapkan akan terus mendapat perhatian dari pemerintah daerah untuk terus dikembangkan, karena objek wisata seperti ini merupakan hal baru dan bahkan bisa disebut terobosan bagi wilayah Pacitan. Selain alamnya, kearifan lokal yang ada juga perlu dikembangkan untuk menjadi lebih bernilai tinggi, mengingat partisipasi masyarakat yang luar biasa diyakini suatu saat Kali Barong akan menjadi pusat wisata dan tidak hanya menjadi alternatif melainkan tujuan utama wisatawan saat berkunjung ke Pacitan.

Artikel Lain:  Gunung Lanang, Pesona Pacitan Dari Ketinggian

Lokasi & Harga Tiket Masuk Sungai Barong

Sangat disayangkan belum adanya informasi mengenai dimana lokasi tepatnya Sungai Barong ini, mengingat sungai ini sudah diresmikan dan dibuka sebagai tujuan utama wisata di Pacitan. Dusun Barong, Desa Candi yang menjadi lokasinya pun belum tercatat di Google map sehingga menyulitkan para wisatawan terutama dari luar kota yang ingin menikmati keseruan di Sungai Barong. Dikutip dari sumber yang terpercaya Sungai Barong terletak di jalan yang mengarah ke Pantai Srau dan Pantai Watu Karung atau tepatnya jika ditempuh dari kota Pacitan, langsung melalui pertigaan menuju ke pantai Watukarung, kemudian sesampainya di depan balai desa Poko, bisa melewati jalur ke kanan kurang lebih sekitar 8 km menuju ke lokasi. Jika anda bingung, sesampainya di Desa Candi GPS (Gunakan Penduduk Sekitar) akan sangat membantu anda mencapai tujuan. Untuk saat ini tidak ada pungutan biaya untuk masuk ke kawasan Sungai Barong.

Peta Sungai Barong